Strategi Pastoral dalam Menumbuhkan Gaya Hidup Doa dan Puasa Bagi Pelayan Tuhan di Gereja Bahtera Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33541/rfidei.v11i1.321Keywords:
Pastoral Strategy, Prayer & Fasting, Church MinistersAbstract
Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pastoral untuk menumbuhkan doa dan puasa sebagai gaya hidup pelayan Tuhan di Gereja Bahtera Indonesia. Latar belakang penelitian adalah rendahnya partisipasi pelayan dalam doa dan puasa bulanan meskipun aktif dalam pelayanan Minggu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui wawancara dengan gembala dan pelayan, observasi, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan tiga hambatan utama, yaitu anggapan doa dan puasa sebagai aktivitas opsional, kesibukan pribadi, dan kurangnya pembinaan rohani yang sistematis. Partisipasi meningkat ketika disiplin ini dipahami sebagai bagian integral dari pelayanan. Empat strategi utama yang ditemukan adalah mentoring rohani, pembinaan kelompok kecil, integrasi dalam liturgi, dan keteladanan pemimpin. Penelitian ini menawarkan model pastoral kontekstual yang mengintegrasikan formasi spiritual, motivasi, dan komunitas sebagai kontribusi bagi teologi pastoral dan praktik gereja lokal.
References
Alkitab. Alkitab Terjemahan Baru. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 1974.
Barna, George. The Power of Team Leadership. Colorado Springs: WaterBrook Press, 2001.
Bonhoeffer, Dietrich. Life Together. New York: Harper & Row, 1954.
Chui, Hong Sheung, Edmund Sui Lung Ng, and K. F. Au-Yeung Chan. “The Effects of Participation in Organized Prayer Movements on Christians’ Development of Faith, Hope, Spiritual Wellness, and Love.” Religions 16, no. 8 (2025): 968.
Deci, Edward L. Intrinsic Motivation and Self-Determination in Human Behavior. New York: Plenum Press, 1985.
Foster, Richard J. Celebration of Discipline: The Path to Spiritual Growth. New York: HarperOne, 2008.
Gereja Bahtera Indonesia. “Observasi Pelayanan Gereja Bahtera Indonesia.” 2025.
Gereja Bahtera Indonesia. “Wawancara dengan Gembala.” 2025.
Gereja Bahtera Indonesia. “Wawancara dengan Pelayan Tuhan.” 2025.
Graham, Elaine. Transforming Practice: Pastoral Theology in an Age of Uncertainty. Eugene: Cascade Books, 2017.
Greenleaf, Robert K. Servant Leadership: A Journey into the Nature of Legitimate Power and Greatness. New York: Paulist Press, 1977.Haverkamp, Egbert, et al. “The Convergent Neuroscience of Christian Prayer and Attachment Relationships.” Frontiers in Psychology 16 (2025).
Jankowski, Peter J., Steven J. Sandage, and David C. Wang. “Spiritual Formation Among Students at Christian Seminaries.” Pastoral Psychology 75 (2026): 1–24.
Maxwell, John C. The 21 Irrefutable Laws of Leadership. Nashville: Thomas Nelson, 2007.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, and Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd ed. Los Angeles: SAGE, 2014.
Pardede, Parlindungan. “Makna Teologis Doa dan Puasa dalam Kehidupan Orang Percaya.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 2, no. 2 (2018): 144–156.
Peterson, Eugene H. Working the Angles: The Shape of Pastoral Integrity. Grand Rapids: Eerdmans, 1987.
Thate, Michael J. “Prayer in Late Modernity: Practice and Meaning.” Religions 11, no. 2 (2020): 85–98.
Whitney, Donald S. Spiritual Disciplines for the Christian Life. Rev. ed. Colorado Springs: NavPress, 2014.
Willard, Dallas. The Spirit of the Disciplines: Understanding How God Changes Lives. New York: HarperCollins, 1988.
Wilhoit, James C. Spiritual Formation as If the Church Mattered: Growing in Christ through Community. Grand Rapids: Baker Academic, 2008.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


