Komunikasi Krisis Yang Efektif: Mengoptimalkan Peran Hubungan Media Untuk Pemulihan Reputasi
Abstract
Abstract: Corporate reputation crises are often triggered by unexpected events that disrupt the relationships between companies and various stakeholders. This article examines how media relations strategies are utilized to protect a company's reputation and restore its image during a crisis. The case study focuses on the animal abuse incident at Plaza Indonesia in 2024, exploring the role of communication efforts in rebuilding relationships that were damaged with the public. It analyzes the media's role in shaping public perception of the company's response to the crisis. Using a qualitative case study approach, the research includes content analysis of the company's communication and media reactions. The findings demonstrate that a quick and transparent response, along with the strategic use of social media, plays a critical role in restoring the company's image after a crisis. Effective media relations help manage crisis communication and prevent long-term damage to the organization’s reputation. This study underscores the importance of using communication strategies that not only address the immediate crisis but also work to rebuild trust and enhance the company’s credibility in the eyes of the public. It further highlights the essential role media plays in the recovery process following reputation-damaging events.
Keywords: media relations, reputation, crisis, recovery
Abstrak: Krisis reputasi perusahaan sering kali dipicu oleh peristiwa yang tidak terduga dan dapat merusak hubungan antara perusahaan dengan berbagai pemangku kepentingan. Artikel ini membahas bagaimana strategi hubungan media digunakan untuk menjaga reputasi perusahaan dan memulihkan citranya selama krisis. Studi kasus ini berfokus pada insiden kekerasan terhadap hewan di Plaza Indonesia pada tahun 2024, yang mengeksplorasi peran komunikasi dalam membangun kembali hubungan yang rusak dengan publik. Penelitian ini menganalisis peran media dalam membentuk persepsi publik terhadap respons perusahaan terhadap krisis tersebut. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, dengan menganalisis konten komunikasi perusahaan dan reaksi media terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons yang cepat dan transparan, serta pemanfaatan media sosial yang strategis, memainkan peran penting dalam memulihkan citra perusahaan setelah krisis. Strategi hubungan media yang efektif dapat membantu mengelola komunikasi krisis dan mencegah kerusakan jangka panjang terhadap reputasi perusahaan. Penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan strategi komunikasi yang tidak hanya menangani krisis yang ada, tetapi juga bekerja untuk membangun kembali kepercayaan dan meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata publik. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan peran penting media dalam proses pemulihan setelah peristiwa yang merusak reputasi.Abstrak dalam bahasa inggris disni. Isi abstrack ditulis dengan jenis tulisan Calibri (body) 9 pt (1 spasi). Abstrak tediri tujuan, metode, dan hasil penelitian. Abstrak ditulis dalam bentuk pragraf, tanpa acuan (referensi), tanpa singkatan/akronim, dan tanpa fotenote. Abstrak ditulis bukan dalam bentuk matematis, pertanyaan, dan dugaan. Abstrak bukan merupakan hasil copy paste dari kalimat yang ada dalam naskah ini.
Kata Kunci: hubungan media, reputasi, krisis, pemulihan,
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Coombs, W. T. (2023). Ongoing Crisis Communication: Planning, Managing, and Responding (ed. ke-4). Sage Publications.
Fombrun, C. J., & Van Riel, C. B. M. (2023). Reputation: Realizing Value from the Corporate Image (ed. ke-3). Harvard Business School Press.
Wilcox, D. L., Cameron, G. T., & Reber, B. H. (2023). Public Relations: Strategies and Tactics (ed. ke-12). Pearson.
Obasi, H. U. (2024). Peran media dalam komunikasi krisis hubungan masyarakat. British Journal of Mass Communication and Media Research, 4(4), 77-86. https://doi.org/10.52589/BJMCMR-CBQRSM5Z
McPherson, M. (2023). Mengelola reputasi di TikTok adalah kunci untuk tetap unggul dalam tren viral. Axios Communicators https://www.axios.com/2023/12/16/crisis-expert-molly-mcpherson-tiktok-reputation
Hachtmann, F. (2023). Iklan respons krisis: Wawasan dan implikasi dari COVID-19. Nebraska Today. https://news.unl.edu/experts/crisis-communication-and-reputation-management
Gasana, K. (2024). Komunikasi krisis dan manajemen reputasi di era berita palsu. Journal of Public Relations, 3(1), 28-39. https://doi.org/10.1007/978-981-16-6433-5_2
Veil, S. R., Buehner, T., & Palenchar, M. J. (2011). Tinjauan literatur yang sedang berlangsung: Menggabungkan media sosial dalam komunikasi risiko dan krisis. Journal of Contingencies and Crisis Management, 19(2), 110-122.
Sihombing, T., Asmara, K., & Kurniawati, A. (2024). Hubungan media dan manajemen reputasi dalam krisis perusahaan. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi. Diakses dari https://journal.moestopo.ac.id/index.php/wacana/announcement
Lee, B., & Koo, B. (2015). Strategi pemulihan reputasi perusahaan selama krisis: Perbandingan efektivitas di berbagai industri. Journal of Crisis Communication, 21(3), 450-463.
Liu, B. F., & Austin, L. L. (2013). Hubungan masyarakat dan komunikasi krisis: Menganalisis peran hubungan media dalam reputasi perusahaan. Public Relations Review, 39(2), 130-137.
Schultz, F., Utz, S., & Göritz, A. (2011). Apakah media adalah pesan? Memahami dampak media sosial terhadap reputasi dan komunikasi krisis. Corporate Communications: An International Journal, 16(3), 273-291.
Entman, R. M. (1993). Framing: Menuju klarifikasi paradigma yang terpecah. Journal of Communication, 43(4), 51-58.
Veil, S. R., & Palenchar, M. J. (2011). Social Media and Crisis Communication. Routledge.
Holtzhausen, D. R. (2014). The role of media in crisis communication: A framework for
effective corporate reputation management. International Journal of Strategic Communication, 8(4), 232-249.
Kim, S., & Kim, S. (2018). Media framing of corporate crises and the role of social media in reputation recovery. Public Relations Journal, 12(4), 56-74.
Seeger, M. W., & Ulmer, R. R. (2017). The role of communication in crisis management: A critical review. Journal of Applied Communication Research, 45(2), 92-107.
Larkin, A., & Capron, M. (2019). Crisis communication and reputation management in the age of digital media. Journal of Public Affairs, 19(3), 340-358.
Lee, J. K., & Park, H. Y. (2021). Examining the role of corporate social responsibility (CSR) during corporate crisis: Evidence from South Korea. Journal of Business Ethics, 174(1), 101-118.
Thomas, R., & Larkin, S. (2020). Crisis communication and digital media: Managing
reputation in the age of social media. Public Relations Review, 46(1), 28-3
DOI: https://doi.org/10.33541/rfidei.v10i2.356
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Regula Fidei telah terdaftar pada situs:s



Published: Universitas Kristen Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Agama Kristen
Address: Jl. Mayor Jendral Sutoyo, RT.5/RW.11, Cawang, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630
Website E-Jurnal: http://christianeducation.id/e-journal/index.php/regulafidei/index
e-ISSN: 2620-9926
View Regula Fidei Stats
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

